Dalam dunia tas custom, banyak orang hanya melihat hasil akhirnya. Padahal, produksi tas adalah rangkaian proses panjang yang dimulai jauh sebelum tas benar-benar dijahit. Transparansi proses ini penting, terutama untuk membangun kepercayaan dan memastikan hasil produksi sesuai kebutuhan. Sebagai produsen tas, memahami setiap tahapan produksi bukan hanya soal teknis, tapi juga soal konsistensi kualitas.
Tahap Awal: Brief dan Kebutuhan Produksi
Proses produksi tas selalu dimulai dari kebutuhan klien. Di tahap ini, hal-hal seperti fungsi tas, target pengguna, jumlah produksi, dan waktu pengerjaan dibahas secara detail.
Informasi awal ini akan memengaruhi hampir seluruh proses berikutnya, mulai dari pemilihan bahan, teknik produksi, hingga perhitungan biaya. Karena itu, komunikasi di tahap awal menjadi kunci agar tidak terjadi revisi berulang di belakang.
Proses Desain dan Penyesuaian Teknis
Setelah kebutuhan dipahami, desain tas mulai disesuaikan dengan kemampuan produksi. Tidak semua desain visual bisa langsung diproduksi tanpa penyesuaian teknis.
Pada tahap ini, desain akan ditinjau dari sisi:
-
ukuran dan proporsi tas
-
sistem jahitan
-
posisi logo atau branding
-
efisiensi bahan
Tujuannya agar desain tetap sesuai konsep, tapi realistis untuk diproduksi dalam jumlah banyak.
Pemilihan Bahan Sesuai Fungsi Tas
Bahan menjadi salah satu faktor paling krusial dalam produksi tas. Setiap jenis tas memiliki kebutuhan bahan yang berbeda, tergantung pada fungsi dan target pemakaiannya.
Tas untuk event, sekolah, atau promosi tentu memerlukan karakter bahan yang berbeda. Pemilihan bahan yang tepat membantu menjaga daya tahan tas sekaligus mengontrol biaya produksi.
Baca juga: Konveksi Tas Pouch Custom di Jakarta, Solusi Praktis untuk Berbagai Kebutuhan
Proses Cutting dan Penjahitan
Setelah bahan ditentukan, proses masuk ke tahap produksi fisik. Cutting dilakukan berdasarkan pola yang sudah disiapkan, lalu dilanjutkan dengan penjahitan.
Di tahap ini, konsistensi menjadi hal yang sangat penting. Produksi tas dalam jumlah besar membutuhkan standar kerja yang jelas agar hasil setiap tas tetap seragam, baik dari sisi ukuran maupun kerapian.
Pemasangan Atribut dan Branding
Logo, sablon, bordir, atau aksesoris tambahan dipasang setelah struktur utama tas selesai. Tahap ini berperan besar dalam menampilkan identitas brand atau acara.
Penempatan branding tidak hanya soal estetika, tetapi juga daya tahan. Teknik yang tepat membantu logo tetap awet meskipun tas digunakan dalam jangka waktu lama.
Quality Control Sebelum Pengemasan
Sebelum tas dikemas, dilakukan pengecekan untuk memastikan tidak ada cacat produksi. Pemeriksaan meliputi jahitan, fungsi resleting, kebersihan tas, hingga kesesuaian dengan spesifikasi awal. Quality control penting untuk memastikan tas siap digunakan dan layak didistribusikan ke pengguna akhir.
Pengemasan dan Kesiapan Distribusi
Tahap akhir dari produksi tas adalah pengemasan. Tas dikemas sesuai kebutuhan klien, baik secara satuan maupun per batch, lalu disiapkan untuk pengiriman. Dengan proses yang rapi dari awal, tahap ini berjalan lebih efisien dan minim kendala.
OSCAS sebagai Produsen Tas Custom
OSCAS menjalankan seluruh proses produksi tas secara langsung, dari desain hingga tas siap dikirim. Posisi sebagai produsen memungkinkan kontrol penuh terhadap kualitas, waktu produksi, dan hasil akhir. Dengan sistem kerja yang terstruktur, OSCAS melayani kebutuhan produksi tas untuk sekolah, event, dan brand yang membutuhkan konsistensi dan kejelasan proses.
Produksi tas bukan sekadar menjahit dan mengemas. Ada alur kerja yang jelas dan saling terhubung dari awal hingga akhir. Memahami proses ini membantu klien merasa lebih aman dan yakin dalam memilih konveksi tas yang benar-benar memproduksi, bukan sekadar meneruskan pesanan.










