Tas kulit dikenal kuat dan tampilannya makin bagus seiring waktu. Tapi itu hanya berlaku kalau perawatannya tepat. Salah cara membersihkan tas kulit justru bisa bikin permukaannya kusam, kaku, bahkan mengelupas. Di artikel ini, kita langsung masuk ke cara membersihkan tas kulit yang benar, mulai dari perawatan rutin sampai mengatasi noda tertentu, supaya tas tetap awet dan layak dipakai dalam jangka panjang.
Persiapan Sebelum Membersihkan Tas Kulit
Sebelum mulai, pastikan tas dalam kondisi kosong. Keluarkan semua barang dari dalam tas, lalu lap permukaan tas dengan kain kering untuk menghilangkan debu dan kotoran ringan.
Gunakan kain berbahan lembut seperti microfiber atau katun. Hindari tisu kasar atau lap berbulu karena bisa menggores permukaan kulit. Jika tas kulit memiliki lapisan atau finishing tertentu, sebaiknya lakukan tes kecil di bagian yang tidak terlihat terlebih dulu.
Cara Membersihkan Tas Kulit Secara Rutin
Untuk perawatan harian atau mingguan, kamu tidak perlu bahan khusus. Cukup gunakan kain lembap yang sudah diperas dengan baik. Lap permukaan tas secara perlahan dengan gerakan searah. Jangan menggosok terlalu keras karena kulit bersifat sensitif terhadap tekanan berlebih. Setelah itu, keringkan dengan kain kering dan bersih. Membersihkan tas kulit secara rutin seperti ini membantu mencegah penumpukan kotoran yang bisa merusak tekstur kulit dalam jangka panjang.
Cara Membersihkan Tas Kulit yang Kotor atau Bernoda
Jika tas terkena noda yang lebih membandel, gunakan sabun khusus kulit atau sabun bayi dengan campuran air hangat. Celupkan kain lembut ke larutan sabun, peras hingga hampir kering, lalu usapkan perlahan pada area yang bernoda. Fokuskan hanya pada bagian yang kotor, jangan membasahi seluruh tas.
Setelah noda mulai hilang, lap kembali dengan kain lembap bersih untuk mengangkat sisa sabun, lalu keringkan secara alami.
Cara Menghilangkan Jamur pada Tas Kulit
Jamur biasanya muncul karena tas disimpan di tempat lembap. Untuk membersihkannya, gunakan kain kering terlebih dulu untuk mengangkat jamur di permukaan.
Setelah itu, campurkan air dan cuka putih dengan perbandingan ringan. Usapkan tipis pada area berjamur menggunakan kain lembut, lalu keringkan. Pastikan tas benar-benar kering sebelum disimpan kembali. Simpan tas kulit di tempat kering dengan sirkulasi udara baik agar jamur tidak muncul kembali.
Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Membersihkan Tas Kulit
Beberapa kesalahan umum justru sering membuat tas kulit cepat rusak. Salah satunya adalah mencuci tas kulit dengan air mengalir atau merendamnya. Selain itu, hindari penggunaan alkohol, tisu basah, atau pembersih berbahan keras karena bisa merusak lapisan kulit.
Menjemur tas langsung di bawah sinar matahari juga sebaiknya dihindari karena bisa membuat kulit kering dan retak. Perawatan yang lembut dan konsisten jauh lebih aman dibanding membersihkan secara agresif tapi jarang.
Tips Menyimpan Tas Kulit agar Tetap Awet
Setelah tas bersih, penyimpanan juga berperan penting. Simpan tas di dalam dust bag atau kain bersih, lalu letakkan silica gel untuk menyerap kelembapan. Isi bagian dalam tas dengan kertas atau bubble wrap agar bentuknya tetap terjaga. Hindari menyimpan tas kulit di plastik tertutup rapat karena bisa memicu jamur.
OSCAS dan Standar Perawatan Tas Kulit
Tas kulit yang mudah dirawat biasanya berasal dari bahan dan proses produksi yang tepat sejak awal. Di konveksi tas jakarta Oscas Indonesia, pemilihan material dan proses finishing dilakukan dengan standar yang jelas agar tas tidak hanya terlihat bagus, tapi juga tahan digunakan dan dirawat. Sebagai konveksi tas yang menangani berbagai jenis material, OSCAS memahami karakter kulit dan bagaimana tas seharusnya diproduksi agar tetap awet. Hal ini penting, terutama untuk tas kulit yang digunakan sebagai merchandise, corporate gift, atau kebutuhan brand dalam jangka panjang.
Dengan kualitas produksi yang terkontrol, tas kulit akan lebih mudah dibersihkan dan tidak cepat rusak meski digunakan secara rutin.










